Mengapa Ganjar-Mahfud Belum Kampanye di Pulau Jawa?
4 mins read

Mengapa Ganjar-Mahfud Belum Kampanye di Pulau Jawa?

JAKARTA – Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, telah menyelesaikan enam hari pertamanya pada masa kampanye di wilayah Indonesia bagian timur. Ia pun kerap mendapatkan pertanyaan, mengapa memilih daerah-daerah dengan basis suara kecil dibanding provinsi lain yang memiliki jumlah pemilih yang besar.

Baca juga : Waketum Nasdem Bela Materi Stand Up Komika Aulia Rakhman

“Itulah pertanyaan jamak yang selalu muncul bahwa seolah-olah sebuah kepemimpinan itu lahir hanya dari cerita banyak-banyakan, buat saya dan Pak Mahfud, tidak. Sebuah kepemimpinan amanah rakyat itu mendengarkan yang paling kecil, yang paling terpencil, dan yang paling banyak membutuhkan. Itu adil,” ujar Ganjar dalam acara deklarasi Program Gotong Royong untuk Ekonomi Sejahtera dan Inklusif (Progresif) di Gedung SMESCO, Jakarta, Jumat (8/12/2023). Lewat kampanyenya di wilayah timur Indonesia, ia mendengarkan aspirasi berbagai elemen masyarakat, seperti petani, nelayan, pedagang, mahasiswa, kaum disabilitas yang menyuarakan keluhannya. Dari situlah, ia bersama Mahfud memperjuangkan kehidupan yang lebih baik bagi mereka. “Hari ini sistem sudah mulai ditata. Kalau itu belum tuntas, biarkan saya dan Pak Mahfud menuntaskan,” kata Ganjar. Pilpres 2024 menjadi ajang untuk menyampaikan visi dan misi kepada masyarakat yang akan menjadi pemimpinnya.Sebab, mereka menitipkan kesejahteraan dan keadilan yang lebih baik lagi pada masa mendatang. “Harapan besar dari sebuah kontestasi adalah perbaikan, harapan besar dari kontestasi kenikmatan secara adil, merata, itu harapan,” ujar mantan gubernur Jawa Tengah itu. Dalam forum yang sama, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud optimistis menghadapi Pilpres 2024. Mereka yakin menang dalam satu putaran dengan target perolehan suara sebesar 54 persen. “Kita mempunyai target tetap kita harus optimis menang 54 persen, menang,” ujar Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid. Ia mengimbau seluruh pendukung dan simpatisan Ganjar-Mahfud tak terpancing oleh hasil-hasil survei yang ada. Berkaca pada pemilihan gubernur Jawa Tengah yang dimenangkan oleh Ganjar selama dua periode kontestasi. “Jadi, kita harus percaya bahwa kita bisa menang, menang satu putaran adalah target kita semua. Target saya, target ibu/bapak sekalian, dan target kita bersama-sama. Waktu kampanye kita tidak banyak tinggal 66 hari lagi, hanya 66 hari lagi,” ujar Arsjad. Seperti Jokowi Arsjad mengatakan, pasangan nomor urut 3 merupakan sosok yang lahir dari rakyat. Keduanya memahami betul kesulitan rakyat dan akan membela nasib mereka. Ia pun dengan percaya diri menyatakan bahwa Ganjar seperti Jokowi. “Dalam banyak hal, Mas Ganjar memiliki latar belakang dan prinsip nilai seperti Jokowi, rajin blusukan. Malahan saya katakan, rajin blusukan plus, sudah blusukan, tidur di rumah rakyat,” ujar Arsjad. Narasi yang disuarakan oleh Ganjar dan Mahfud adalah aspirasi dari berbagai elemen masyarakat. Termasuk soal kepastian hukum dan ekonomi, yang juga akan menjadi fokus pasangan tersebut selama kampanye pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Dua tema tersebut merupakan aspirasi dan kegelisahan dari berbagai elemen masyarakat yang disampaikan kepada Ganjar dan Mahfud. Di mana sektor ekonomi dan hukum juga menjadi landasan program prioritas yang dimasukkan direalisasikan pasangan nomor urut 3 itu. “Mas Ganjar tidak hanya akan melanjutkan, tidak hanya melanjutkan, lebih dari itu Mas Ganjar akan melakukan percepatan dalam pembangunan ekonomi rakyat, dan kita relawan Progresif punya tujuan dan komitmen yang jelas sama,” ujar Arsjad. Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud Jawa Timur Laksamana Madya (Purn) Agus Setiadji menargetkan, pasangan Ganjar-Mahfud bisa meraih kemenangan hingga 54 persen di wilayah setempat. Jika target tersebut bisa diraih, kata Agus, harapan bisa menang satu putaran akan lebih mudah terwujud. “Saat ini kita mencoba bergerak dari 40 persen sekian untuk naik ke 54 persen dengan masuk ke grassroot, dengan melibatkan kekuatan relawan,” kata Agus saat meresmikan Kantor TPD Ganjar-Mahfud Jatim yang berlokasi di Gedung Internatio, Jalan Jayengrono, Surabaya, Jumat (8/12/2023). Agus pun mengungkapkan alasan pemilihan Gedung Internatio sebagai kantor TPD Ganjar-Mahfud di Jatim. Alasan utamanya adalah karena gedung tersebut memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi.Gedung Internatio adalah saksi bisu meletusnya pertempuran arek-arek Suroboyo pada peristiwa 10 Nopember 1945. Di depan gedung itu pula menjadi lokasi tewasnya Brigadir Jenderal Mallaby. Gedung yang disebut Agus sebagai cikal bakal pertahanan kemerdekaan Indonesia. “Di mana gedung yang bernama Internatio ini menjadi saksi bisu dalam rangka mempertahankan kemerdekaan. Hari ini, saya selaku ketua TPD Jatim dan juga dari partai koalisi telah berikrar untuk memenangkan Ganjar-Mahfud dalam Pilpres 2024,” ujarnya. Agus menilai, pasangan Ganjar-Mahfud merupakan paket lengkap. Kesehatan fisik, kesehatan jiwa, dan kualitas kemampuan masing-masing saling menutupi dan melengkapi. “Bahasa Jawanya itu ‘tumbu ketemu tutup’,” ujarnya.